Assalamualaikum..
1. Kegiatan sistem ekonomi ada 6 :
- Merkantilisme
Sistem ekonomi ini adalah sistem yang sangat mementingkan
perdagangan internasional dengan tujuan untuk memperbanyak asset dan modal yang
dimiliki suatu Negara.
Kekayaan dan kemakmuran suatu Negara diukur dari perbandingan ekspor impornya.
Kekayaan dan kemakmuran suatu Negara diukur dari perbandingan ekspor impornya.
Sehingga dimana ekspor dan impor berada dalam suatu
timbangan dimana jika ekspor berlebih maka neraca perdagangan dianggap untung.
Dengan adanya keuntungan maka terjadi peningkatan pendapatan Negara.Negara yang
menganut sistem perekonomian merkantilisme yaitu: Portugis, Spanyol, Romawi,
Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, Italia, dll.
- Kapitalisme
Sistem
ekonomi ini adalah sistem dimana individu secara privat melakukan kegiatan
produksi, pertukaran barang dan jasa pelayanan melalui sebuah jaringan pasar
yang setiap orang bebas menjual sumber dayanya menurut perkiraan harga
tertinggi.
Dalam sistem ekonomi kapitalis pemerintah sangat dibatasi,
yakni hanya mengurus keamanan, dan melaksanakan aturan-atura umum untuk
melindungi kebebasan-kebebasan politik dan ekonomi. Dan tujuan kapitalisme
adalah adanya biaya produksi yang murah dan mendapatkan keuntungan yang besar.
Contoh Negara yang menganut system perekoomian kapitalisme yaitu : AS,
Argentina, Austria, Belgia, Kroasia, India, Iran, Thailand, Jepang, Mesir, Senegal, Afrika Selatan,Australia, Selandia baru, dll.
- Komunisme
Sistem
perekonomian ini adalah sistem ekonomi yang terpusat berarti kendali atau
kekuasaan dipegang oleh satu lembaga atau orang. Dan sistem ekonomi ini menunjuk
pemerintah sebagai satu-satunya pihak yang sepenuhnya menentukan corak kegiatan
ekonomi, mengatur corak kegiatan ekonomi, bertanggung jawab dan menetapkan semua
keputusan.
Sehingga
alat produksi dan sumber daya dikuasai dan dimiliki oleh pemerintah dan juga tidak
ada kebebasan bagi setiap orang dalam kegiatan ekonomi.
Contoh Negara yang menganut sistem ekonomi komunisme adalah : RRC, Vietnam, Laos,
Contoh Negara yang menganut sistem ekonomi komunisme adalah : RRC, Vietnam, Laos,
Korea
Utara, Kuba, Rusia, Tiongkok.
- Sosialisme
Sistem ekonomi yang dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah,
tetapi masyarakat mempunyai kebebasan yang cukup untuk menentukan kegitan
ekonomi yang ingin mereka lakukan. Dalam arti faktor produksi sistem ekonomi
ini dimiliki oleh pihak pemerintah dan pihak swasta Tujuan pokok adanya campur
tangan pemerintah ialah untuk menghindari akibat-akibat negatif dari sistem
ekonomi bebas. Misalnya golongan yang makin lemah akan semakin tertindas dan
golongan yang kuat semakin kokoh kedudukannya. Contoh Negara yang menganut
sistem perekonomian sosialisme adalah : Rusia, Eropa timur, Kuba, Korea utara,
RRC.
- Facisme
Fasisme dikenal sebagai sebuah
ideologi yang muncul dan berkembang di abad ke-20. Fasisme adalah suatu paham
yang mengedepankan bangsa sendiri dan menganggap rendah bangsa lain, fasisme
adalah suatu sikap nasionalisme yang berlebihan. Dalam sistem ekonomi fasisme,
pemerintah melakukan pengendalian dalam bidang produksi, sedangkan kekayaan
dimiliki oleh pihak swasta. Contoh
Negara yang menganut fasisme : Perancis, Jerman, Italia, Jepang.
- Demokrasi Ekonomi
Sistem demokrasi
ekonomi adalah suatu sistem perekonomian
nasional yang merupakan
perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan
dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan
pengawasan pemerintah.
Tujuan demokrasi ekonomo adalah untuk mencapai
kesejahteraan yang merata dan berkeadilan, sehingga tercapai kemakmuran rakyat.
Contoh Negara yang menganut demokrasi ekonomi yaitu Indonesia.
2. Perbedaan
bisnis yang mengejar keuntungan dan bisnis yang tidak mengejar keuntungan.
Bisnis yang mengejar keuntungan
menurut saya adalah bisnis yang benar – benar memang tujuan utama dan akhir nya
adalah untuk meraih keuntungan, tidak ada hal lain lagi, dan pelaku bisnis ini
biasanya akan melakukan apapun untuk mendapatkan keuntungan, pendapat saya
mengenai keuntungan itu sendiri diartikan dengan adanya pendapatan yang
menambah dari modal sebelumnya.
Kalau bisnis yang tidak mengejar
keuntungan yaitu misalkan bisnis yang hanya mencari suatu kesejahteraan
karyawan, mencari suatu komunitas,menambah teman, menambah pengalaman saja.
Dalam istilah hanya mencoba saja dahulu bisnis nya tanpa memperhatikan
pendapatan yang diterima.
3.
Pandangan masyarakat sekarang dengan pandangan masyarakat zaman dulu tentang
profesi bisnis.
Pandangan masyarakat sekarang tentang
profesi bisnis menurut saya lebih dari sekedar mencari keuntungan saja, profesi
bisnis adalah suatu profesi yang akan bisa mendapatkan keuntungan yang besar
dari maraknya juga permintaan masyarakat yang sangat banyak akan kebutuhan di
hidup ini.
Pandangan masyarakat zaman dulu tentang
profesi bisnis yaitu bisnis hanya untuk mencari sebuah keuntungan semata, dan
hanya memproduksi hal yang benar – benar dibutuhkan saja .
oke, itu adalah beberapa penjelasan dan pendapat saya, semoga bermanfaat buat kalian ya
oke, itu adalah beberapa penjelasan dan pendapat saya, semoga bermanfaat buat kalian ya
wassalamualaikum :):)