Kamis, 27 November 2014

ILMU AKUNTANSI



1. Alasan Memilih Jurusan Akuntansi dan Manfaat Bagi Kehidupan.

Memilih jurusan akuntansi adalah suatu hal yang menyenangkan bagi saya, karena saya menyukai pelajaran matematika,  oleh karena itu buat saya ilmu ini menarik untuk dipelajari karena dalam bentuk angka yang dioperasikan ke dalam kehidupan yang nyata. Manfaat yang diharapkan bagi kehidupan saya, saya berharap  bisa mengenal masalah – masalah yang dihadapi oleh seorang yang bekerja dalam lingkaran keuangan dalam menyampaikan, menjalankan tugas nya untuk disampaikan ke pihak internal maupun eksternal di dunia perusahaan dan bisnis dan menurut saya itu adalah hal yang menarik untuk diketahui di dunia ini.


2. Jenis – Jenis Bidang Akuntansi 

1. Akuntansi Keuangan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan.

2. Akuntansi Pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pemeriksaan catatan – catatan akuntansi secara bebas.

3. Akuntansi Perpajakan adalah bidang akuntansi yang bertugas melakukan persiapan data yang digunakan untuk perhitungan pajak.

4. Akuntansi Anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan anggaran perusahaan dan kemudian membandingkannya dengan realisasinya agar dapat dijadikan sebagai bahan evolusi.

5. Akuntansi Manajemen adalah bidang akuntansi yang melakukan pengembangan dan penafsiran untuk membantu manajemen dalam mengoperasikan perusahaan. 


3. Pengertian Laporan Keuangan dan Syarat – Syarat Dalam Laporan Keuangan.

Laporan Keuangan adalah sebuah catatan informasi suatu perusahaan yang isinya menggambarkan kinerja perusahaan tersebut dengan tolak ukur perubahan posisi keuangan didalam perusahaan tersebut dengan tujuan menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. 

Syarat – Syarat Laporan Keuangan :

1.     Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.

2.      Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah difahami oleh para pemakainya.

3.      Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansidan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.

4.      Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.

5.      Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .

6.      Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.

7.      Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.

Sumber :

https://anitawulan.wordpress.com/2011/02/27/syarat-syarat-laporan-keuangan/
http://lasamulafai.wordpress.com/akuntansi/bidang-bidang-akuntansi/

Rabu, 26 November 2014

KEWIRASWASTAAN




1. Perbedaan Kewiraswastaan, Wiraswasta dan Wiraswastaan

Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil. Melalui upaya yang dijalankannya, yang bersangkutan merencanakan dan mengharapkan kompensasi dalam bentuk keuntungan di samping juga kepuasan.

Wiraswasta adalah bidang usaha atau perusahaan yang dibangun oleh seseorang dengan kepribadian tertentu sebagai alternative penyediaan lapangan kerja, minimal bagi si pemilik modal itu.

Wiraswastaan adalah menunujuk kepada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk berdiri diatas kekuasaan sendiri, mengambil keputusan untuk diri sendiri, menetapkan tujuan atas dasar pertimbangannya sendiri, berani dalam mengambil resiko, memperhatikan lingkungan sosial untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik bagi semua orang, dan mempunyai sifat yang tegas.

2. Perbedaan Perusahaan Besar dan Perusahaan Kecil

Perusahaan Besar adalah perusahaan ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari Usaha Menengah, yang meliputi usaha nasional milik negara atau swasta, usaha patungan, dan usaha asing yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia.

Perusahaan Kecil adalah perusahaan ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria. 

Perusahaan Besar
Perusahaan Kecil
Umumnya dikelola bukan oleh pemiliknya
Umumnya dikelola oleh pemiliknya
Struktur organisasinya kompleks
Struktur organisasinya sederhana
Pemilik hanya mengenal sedikit karyawan
Hubungan pemilik dengan karyawan dekat
Presentase kegagalan perusahaan rendah
Presentase kegagalan perusahaan tinggi
Banyak manajemen handal
Kurangnya tenaga manajer yang handal
Modal jangka panjang biasanya mudah diperoleh
Sulit memperoleh modal jangka panjang

Contoh Perusahaan Besar : Astra Internasional, HM Sampoerna, Bank Rakyat Indonesia

Contoh Perusahaan Kecil : Le Monde, Mimsy, Peter Says Denim

3. Contoh Franchise Local dan Asing

Contoh Franchise local :
1. Bolo-bolo                                    5. Nila Chandra
2. Ny. Suharti                                  6. Yamien 88
3. Es Teller 77                                 7. Ayam goreng Mbok Berek
4. Holland Bakery                           8. Mirota Batik    
       
Contoh Franchise asing :
1. Mc. Donald                                5. A & W
2. Hard Rock                                  6. Fashion café
3. Pizza Hut                                    7. Forever21
4. Green Spot                                  8. Hoka – hoka Bento

4. Keuntungan dan Kerugian dari Franchise 

Keuntungan dari franchise :

1. Adanya program-program pelatihan dari Fanchisor (yang punya perusahaan)sehingga kurangnya skill dapat di tanggulangi.
2. Secara psikologis pihak Franchisee akan berusaha untuk dapat memajukan bisnisnya itu di samping mendapat bantuan dan bimbingan yang terus menerus dari pihak franchisor karena merasa telah memiliki perusaan yang besar.
3.  Keuntungan bagi franchisee dari adanya daya beli yang besar dan negosiasi yang dilakukan pihak franchisor atas nama seluruh jaringan franchisee.
4.  Risiko dalam bisnis franchise umumnya kecil.
5.  Franchise mendapatkan hak untuk menggunakan merek dagang, paten, hak cipta, rahasia dagang, serta proses, formula dn resep rahasia milik franchisor.
6.  Franchisee memperoleh jasa-jasa dari staff lapangan pihak franchisor.
7.  Franchisee mengambil mamfaat dari hasil riset yang dilakukan secara terus-menerus oleh franchisor, sehingga dapat memperkuat daya saing.
8.  Informasi dan pengalaman dari seluruh jaraingan franchisee yang ada lewat franchisor dapat disebarkan ke seluruh jaringan yang ada.
9. Seringkali terdapat jaminan exclusivitas bagi franchisee untuk bergerak dalam usaha yang bersangkutan dalam sesuatu territorial tertentu.
10.  Lebih mudah bagi franchisee utnuk memperoleh dana dari penyandang dana karena nama besar dan keberhasilan dari pihak franchisor.

Kerugian dari franchise :
1. Kesukaran dalam menilai kualitas franchisor.
2. Biasanya kontrak franchise berisikan juga pembatasan-pembatasan terhadap bisnis franchise dan ruang gerak dari pihak franchisor.
3. Kebijakan-kebijakan pihak franchisor tidak selamanya berkenaan di hati pihak franchise.
4. Franchisor bisa jadi membuat kesalahan dalam kebijakannya.
5. Turunnya reputasi dan citra dari merek bisnis franchisor karena alasan yang tidak terduga-duga sebelumnya.

Sumber :









    

Selasa, 11 November 2014

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN



1. PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN 

v  Pengertian Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

v  Pengertian Lingkungan Perusahaan adalah semua factor eksternal yang berkaitan dengan suatu perusahaan misalnya factor ekonomi, factor hukum, factor ilmu pengetahuan dan teknologi, factor alam, factor pemerintah, factor sejarah yang akan mempengaruhi perusahaan ke depannya.

v  Contoh :

1.      Perusahaan yang mengandalkan factor alam yaitu           : Perusahaan Timah, Minyak
2.      Perusahaan yang mengandalkan factor sejarah yaitu        : Perusahaan Tenun, Batik
3.      Perusahaan yang mengandalkan factor pemerintah yaitu : Perusahaan Kimia
4.      Perusahaan yang mengandalkan factor ekonomi yaitu     : Perusahaan Transportasi 

2. PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL

v  Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.

Contoh :
1. PT. MAHERA TRANSINDO
2.CV. ARMANDA NUSANTARA
3.SONY
4.TransTV
5.TNC

v  Lembaga Sosial adalah merupakan sistem tata kelakukan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.

Contoh :
1. Posyandu
2. Puskesmas
3. Perguruan Tinggi
4. Panti asuhan
5. KUA

3. PERBEDAAN LETAK DAN TEMPAT KEDUDUKAN PERUSAHAAN

v  Letak Perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.

Contoh :
1. Pabrik gula
2. Pabrik roti

v  Tempat Kedudukan Perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.

Contoh :
1. PT. Gula Putih Mataram
2. PT. Nippon Indosari Corpindo

4. PERBEDAAN LINGKUNGAN EKSTERNAL MIKRO DAN MAKRO DALAM DUNIA USAHA

v  Lingkungan eksternal mikro dalam dunia usaha adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.

Contoh :
1. Keadaan alam
2. Politik
3. Perekonomian
4. Pendidikan dan kebudayaan
5. Sosial dan budaya
6. Kependudukan
7. Hubungan Internasional

v  Lingkungan eksternal makro dalam dunia usaha adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.

Contoh :
1. Pemasok / supplier yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
2. Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian
    hasil-hasil produksi ke konsumen.
3. Teknologi yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
4. Pasar yang sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

Referensi : https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/